Standard

huruf kecil

sajak buat istri yang buta
dari suaminya yang tuli

maksud sajak ini sungguh sederhana.

hanya ingin memberitahumu bahwa baju
yang kita kenakan saat duduk di pelaminan
warnanya hijau daun pisang muda, tetapi
yang membungkus kue-kue pengantin
adalah daun pisang tua. memang keduanya
hijau, tetapi hijau yang berbeda, sayang.

di kepalamu ada bando berhias bunga,
kau merasakannya tetapi mungkin tidak
tahu bunga-bunga itu adalah melati putih.
sementara di kepalaku bertengger sepasang
burung merpati, bulunya juga berwarna putih.

aku selalu mengenangkan, hari itu, kita
adalah sepasang pohon di musim semi.
kau pohon penuh kembang. aku pohon
yang ditempati burung merpati bersarang.

aku lihat, orang-orang datang dan tersenyum.
mereka berbincang sambil menyantap makanan.
tapi aku tak dengar apa yang mereka bincangkan.
maukah kau mengatakannya padaku, sayang?

*

lubang untukmu

aku ingin jadi lubang di jalan raya
agar kau melangkah penuh waspada
dan lututmu tak berdarah karena jatuh
seperti masa kanakmu yang lincah dulu.

View original post 1,690 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s