puisi di twitterland?

Standard

Puisi. Puisi. Puisi.

Puitis. Pujangga. Penyair.

Ya. Itu semua erat sekali hubungannya dengan puisi. Mungkin, ada yang bilang kalau orang yang suka bikin puisi itu alay, lebai, melambai. Tapi tidak juga menurut saya. Karena setiap manusia pasti punya sisi alaynya masing – masing. Bukan berarti juga orang yang tidak suka membuat puisi itu orang yang tidak alay. Puisi itu seni. Puisi itu tentang rasa.

Menurut saya puisi  adalah salah satu media tulisan, yang bisa di gunakan seseorang dalam mengungkapkan perasaannya. Dengan berpuisi sesorang bisa berdalih, berpendapat, bermain kata sesuai isi hati mereka, perasaan mereka. Seseorang juga bisa di lihat pribadinya sesuai dengan puisi yang sudah dibuatnya. Bagaimana seseorang menghadapi  masalah, memecahkannya, atau malah menghindarinya.

Bicara tentang perasaan, puisi yang biasanya untuk orang yang berarti dalam hidup seseorang (baca: dicintainya) adalah puisi yang paling disukai oleh banyak orang. Walaupun tidak sedikit juga yang menyukai puisi – puisi bergenre lainya. Karena, menurut saya, seseorang lebih mudah mengungkapkan apa isi hati mereka (terutama untuk seseorang yang berarti dalam hidupnya) langsung dengan bahasa sebagus dan seindah mungkin dalam puisi. Bukan novel atau cerpen, mungkin kelamaan nulisnya kalo sedang kangen atau jatuh cinta ngungkapinnya musti  nulis novel dulu..🙂

Well, puisi menurut saya adalah rangkaian kata – kata indah yang mewakili perasaan seseorang, yang berima dan beraturan, yang berjajar rapi indah dalam barisan. Nah, bila puisi saat ini sedang marak di social network (baca: twitter), bukan menjadi masalah yang disikapi dengan serius dan bernuansa negatif. Tetapi di dukung dan di kembangkan. Misalnya, ada penerbit buku atau semacamnya yang peduli untuk mendokumentasikan puisi – puisi tersebut. Agar puisi dapat di nikmati oleh pembaca lainnya, tidak hanya pengguna twitter saja. Lagi pula apabila sebuah tulisan di cetak dan di terbitkan dalam bentuk buku, hal tersebut dapat mendatangkan manfaat double. Bagi pembaca, dia dapat menemukan inspirasi baru setelah membaca tulisan itu. Bagi penulis, dia dapat terus termotivasi untuk tetap menulis.

Sebelum saya terjun ke blog ini pun, saya mempunyai media semacam blog lainnya. Isinya ya ada puisi, quote  dan tulisan – tuisan kecil lainnya. Mungkin kamu bisa cek ke My Fikrunnisa.

At least, it’s all about poem that I’d like to show you…

One response »

  1. Pingback: pendapat mereka tentang puisi di twitterland « huruf kecil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s